Location, Bellagio Office Mall, 2nd Floor, unit OL3-12A, Jln. Mega Kuningan Barat Kav E4.3
salam@muslimstartup.id

MASALAH YANG SEPERTINYA TAK KUNJUNG USAI

Asosiasi Muslim Startup Indonesia

MASALAH YANG SEPERTINYA TAK KUNJUNG USAI

Awal tahun 2020, ketika semua bergegap gempita menyongsong awal tahun dengan harapan dan resolusi yang lebih baik, industri umroh kembali tercoreng. Penipuan dengan menggunakan modus *Harga Murah* kembali terjadi.

Industri umroh ini adalah industri yang sangat tergantung dengan volatilitas harga tiket pesawat, hotel, dan komponen biaya lainnya. Karena industri ini lintas negara maka faktor nilai tukar mata uang menjadi salah satu faktor pengaruh kepada harga jual.

Sebenarnya, Pemerintah sudah mengeluarkan PMA no. 8 tahun 2018 yang mengatur tentang penyelenggaraan ibadah umroh berikut dengan biaya-biayanya. Untuk menjaga volatilitas nilai tukar mata uang dan tidak memberi pengaruh banyak ketika nilai tukar rupiah turun. *Akan tetapi banyak oknum-oknum travel agen yang masih "Nakal" memainkan harga di bawah nilai yang diatur regulasi demi mendapatkan banyak jamaah.* Di sisi lain, sosialisasi, edukasi dan literasi regulasi ini pun nampaknya tidak sampai ke akar rumput (para jamaah). Regulasi ini hanya berhenti di para pelaku industri saja.

Para jamaah umroh pun, sampai sekarang seperti belum memiliki acuan, dan seolah tidak punya pilihan. Karena *di industri ini faktor referal dari kerabat atau teman dekat sangat kuat dalam mempengaruhi keputusan pembelian*. Menjadi wajar ketika terjadi penipuan umroh, mereka yang menjadi korban memiliki hubungan kekerabatan atau pertemanan satu sama lain.

Di tengah era digital dan disruptif seperti hari ini seharusnya pelaku industri bergerak untuk memberikan edukasi dan literasi, paling tidak mengenai "bagaimana mengikuti penyelenggaraan umroh yang aman" mudah dilakukan. Yang terpenting seluruh pelaku industri dan regulator saling mendukung satu sama lain. Jamaah pun harus sadar dan mencari tahu terlebih dahulu mengenai paket umroh yang ingin diambil dan penyelenggaranya. Jangan sampai karena rindu pada baitullah, lalu terburu-buru, gelap mata dan malah jadi korban penipuan.

Hari ini, marketplace umroh mulai bermunculan di Indonesia. Pilihan pun menjadi semakin banyak. Bukan berarti harga harus saling bersaing; saling banting. Seharusnya, mereka (marketplace umroh) bisa menjadi salah satu kanal atau medium dalam memberikan edukasi dan literasi tersebut. Semoga ini menjadi kasus yang terakhir, dan segera ada tindakan nyata dari stakeholder terkait. Demi industri penyelenggaraan umroh yang lebih baik.

Jakarta, 12 Februari 2020 A.A. Joyo Diharjo Founder & CEO Travalal Source image : google ______ https://news.detik.com/berita/d-4895895/ratusan-warga-bekasi-jadi-korban-penipuan-biro-umrah-rugi-hingga-rp-5-m

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *